Kisah yang tertuang di halaman ini terinspirasi dari cerita sahabats, imajinasi dan berbagai hal lain yang terjadi dalam kehidupan.

Happy Reading sobs!

Selasa, 29 September 2009

Trima kasih Cinta


Hening malam sepi menggigit. Disempurnakan oleh gulitanya kegelapan diangka 00.15 dinihari. Kerapkali kota ini diselimuti kegelapan karena kurangnya aliran arus listrik, hingga membuat penduduknya akrab dengan pekatnya malam. Dua orang terkasihku lelap terbuai mimpi. Yang satu, dara mungilku yang beranjak ABG,dan satunya lagi adalah kekasih hati, pelengkap jiwaku. Yang kehadirannya belum genap setahun mengisi dan mewarnai kelamnya perjalanan hari ku dan putri tercinta ini. Mencerahkan dan menghapus duka masa lalu kehidupan diriku dan si dara jelita yang penuh berliku.

Dara, hembusan lembut nafasnya, membuat selimut tebal yang melingkupinya naik turun seirama. Kuperhatikan wajah polos nan masih kekanakan itu. Ada goresan pilu membelah hatiku. Tak ingin aq memisahkan dirinya dari sang ayah kandung. Namun apa dayaku? Toh ayah kandungnya sendiri yg sdh tak ingin peduli. Yang dari mulutnya sendiri terucap kata bahwa bukanlah urusannya lagi kebutuhan dan kehidupan dara. Aq telah mengambil dan memenangkan hak pengasuhannya, maka adalah urusanku semua keperluannya. Padahal jelas tertulis di akte cerai bahwa masalah finansial putri kami mutlak tanggung jawab ayah kandungnya. Namun aq jelas tak ingin berdebat dengan orang gila yang satu ini. Terserahnya lah. Hanya saja sebuah keputusan telak instant tercipta. Bahwa no more info regarding dara's issues to him. Aq tak akan pernah memberinya kabar lagi tentang hal apapun menyangkut diri dara. Maka, jangan salahkan daku jika seorang ayah pengganti yang begitu penuh kasih dan cinta telah mampu mencuri kasih sayang dan penghormatan dara dari sang ayah. Sungguh bahagia hati ini menyaksikan keharmonisan kasih sayang diantara keduanya.
@ Tuhan, trimakasih atas anugerahMu, yg telah mengirimkan kami seorang pelindung yang penuh kasih dan cinta.
@ Mas, thx 4 you GREAT : love, heart, care and attention.
@ Dara sayang, mama berdoa agar kamu selalu bahagia nak.

Tuhan, lelah sudah mata ini, let me close my eyes, give me a nice n peace dream. Lindungi kami di segenap waktu ya Rab. Amin.

Medan, 27 september 2009.
Sebuah catatan di tengah temaram, on my black berry.


5 komentar:

  1. bagus ceritanya mbak. keep posting ya...

    Rina

    BalasHapus
  2. akhirnya ada cerita baru lagi ya mbak... ditunggu cerita lainnya yo mbak e. :-)

    fani

    BalasHapus
  3. gaya bahasanya enak banget mbak.. mengalir lepas tapi penuh makna. Love your writing style!

    andre

    BalasHapus
  4. alaika.... kutemukan tulisanmu disini... keren. penuh arti. keep writing sist, udah lama banget ga ada cerita terbaru neh...


    parish.

    BalasHapus
  5. semoga selalu hidup bahagai sampai kakek nenek ya,.....amin. tuhan emang adil pada umat nya...

    DEN TADEK.

    BalasHapus