Rumah Fiksi Alaika Abdullah
  • Home
  • Download
  • Social
  • Features
    • Lifestyle
    • Sports Group
      • Category 1
      • Category 2
      • Category 3
      • Category 4
      • Category 5
    • Sub Menu 3
    • Sub Menu 4
  • Contact Us
Pict grabbed from here
"Kamu itu kenapa sih? bawaan marah mulu?" Wanita itu akhirnya menggeram. Emosi yang tadi masih di level terbawah, kini mulai meninggi. Lelaki ini telah benar-benar membuat amarahnya menggelegak. Dikiranye siape die? batinnya, baru seminggu jadi suaminya eh sudah sok galak. Marah-marah tak menentu. Menamparnya pula!

Pacaran dengannya selama tujuh bulan, tak membuatnya mengenal karakter asli sang suami. Beginikah aslinya Anton? Duh!
credit
Perang sengit itu berlangsung cepat. Hanya butuh waktu 4 detik bagi Rifka untuk menghapus data penting perselingkuhannya yang direkam Lila tadi malam.
Lega hatinya telah memusnahkan file berbahaya itu, dan kini dibiarkannya Lila mengamuk, memukuli tubuhnya bertubi-tubi dengan kepalan tangan mungilnya. Dibiarkannya wanita itu menjerit, menangis dan menyerapahinya. Tak hendak dia melawan. Karena semua memang salahnya.
Nada 'hampa hatiku' nya pasha ungu bergema meriah di hape Winda. Membuat beberapa rekan kerjanya usil meliukkan badan mengikuti irama itu. Disambut tawa meriah teman-teman lain tentunya. Winda hanya tertawa sambil menjawab panggilan sahabatnya, Rika.
"Win, can we meet now? I can't stand anymore..., " suara diseberang sana penuh isak tangis. Winda tak lagi kaget mendengarnya. Hal ini sudah kerab terjadi. Paling-paling berantem lagi sama suaminya. Dan Winda, tempat curhat kepercayaan Rika, saat ini dibutuhkan untuk menampung keluh kesah sang sahabat, walau setelah itu, nasehat/input positif darinya hanya masuk kuping kiri keluar kuping kanan saja bagi sahabat karib itu. ……

Paragraf sebelumnya...


Abdullah Sulaiman …di dalam kereta api,
Perjalanan Solo - Jakarta, Rabu, 11 April 2012, 17.11 wib.
Sebuah nomor asing memanggil di layar HPnya. Lelaki 68-an tahun itu menatap layar monitor dengan penuh tanda tanya. Nomor tak dikenal, siapa ya? batinnya seraya menjawab telephone.
“Assalammualaikum Yah… ini Alaika… pake nomor XL”.
“Waalaikumsalam Wa rahmatullah… apa kabar nak?”
“Yah… barusan terjadi gempa dasyat, 8,9 SR. Al sedang di kantor gubernur tadi dan Umi sendirian di rumah. Al udah sempat sampe rumah tadi tapi Umi ga ada lagi di rumah. Al udah ke menasah tapi Umi juga ga ada disana. Coba ayah telephone Umi, Al telephone ga bisa masuk dari tadi. Telkomsel lumpuh disini. Ini pake XL tapi tetap aja ga bisa hubungi Umi…”



paragraf sebelumnya.....
Bergabung dia dengan bu Nellis, tetangga baik yang memang akrab dengannya. Bu Nellis beserta Rahmah putrinya dan Pak Muhtar suaminya, malah telah duduk di tanah. Bu Nellis sendiri malah sedang menangis karena pusing, mual dan trauma. Fatimah Zahra bergabung dengan keluarga Nellis. Ikutan duduk di atas tanah agar keseimbangan tubuhnya lebih stabil. Barulah disadarinya bahwa dirinya telah berlari keluar rumah dengan hanya berbaju kaos lengan pendek dan sehelai kain sarung melilit bagian bawah tubuhnya. Tanpa jilbab sama sekali. Tapi mau gimana lagi? Keadaan begitu darurat, tak ada pilihan lain. Nellis juga berpenampilan sama.
Gempa mengayun bumi dalam waktu yang lumayan lama…. Hatinya telah was-was akan terulangnya peristiwa dasyat itu. Tujuh tahun lalu, tsunami diawali oleh gempa yang seperti ini. Oh Tuhan, jangan lagi, cukup sudah bala itu ya Allah…, batinnya.

Paragraf sebelumnya...

Alaika, at Joint Secretariat
Rabu, 11 April 2012 ; 15.30 wib.

Alaika baru saja menjejakkan kakinya di ruangan Joint Secretariat, yang berkantor dilantai tiga salah satu gedung kompleks kantor Gubernur Aceh. Ada sekitar tiga minggu lebih dirinya tak berkunjung kesini, sejak dirinya harus mendapatkan perawatan intensive akibat demam berdarah yang menyerangnya beberapa waktu yang lalu. Jelas saja kunjungannya kali ini membuat anak-anak Joint Secretariat kangen dan bergembira hati dengan kedatangannya. Sambutan dan canda hangat juga dilontarkan oleh Pak Zaidan, the head of Joint Secretariat.
“Aduh, kayak bulan purnama deh ibu yang satu ini… munculnya jarang-jarang banget. Apa kabar Al… mudah-mudahan udah pulih benar ya?” sapanya akrab.
“Wah mbak Al tau aja kalo lagi ada rezeki ya? ayo mba… barengan kita makan rujak nih…” seru Ayu yang sedang rujakan di meja oval yang biasa dipakai meeting.

Photo taken by Zenfone 2, editing zero. #daunkering
A post shared by Alaika Abdullah (@alaikaabdullah) on Jul 26, 2015 at 4:14am PDT


Larasati tergugu, luruh dalam doa dan air mata.

"Tuhan, tiga tahun sudah Engkau beri ujian ini. Belumkah Engkau ingin menyudahinya? Kucoba untuk bertahan, menerima semuanya dengan mencoba ikhlas. Walau Engkau temukan kemarahan dan ketidakrelaanku, tapi kuyakin bahwa Engkau tahu, diriku mencoba untuk ridho. Tapi ya Tuhanku, untuk ujian-Mu yang kali ini, aku tak sanggup lagi, ya Allah. Bantu aku. Jangan Engkau biarkan anakku putus sekolah. Huhu..." Semakin luruh air matanya, semakin sengau suaranya, membayangkan ancaman putus kuliah bagi putranya jika bayaran SPP yang baginya kini terasa selangit itu tak segera dibayarkan.

Postingan Lebih Baru Postingan Lama Beranda

ABOUT ME

SUBSCRIBE & FOLLOW

POPULAR POSTS

  • Lusina 1
  • Bawa Aku Pulang!
  • Ya Ampun, Mati Kita Nak!!
  • Tamparan itu, Keras dan Pedih [Tamat]
  • Tirai Yang Tersingkap
  • DONGENG KEHIDUPAN I
  • Senandung Cinta : The Power Of Love
  • Kejutan Manis di Sabtu Pagi
  • Lusina 3
  • Tamparan itu, keras dan pedih

Categories

  • cerbung 9
  • cerbung: Dongeng Kehidupan 2
  • cerbung: Kisah Sedih di Hari Minggu 2
  • cerita pendek 20
  • cerpen 1
  • edisi kangen Intan 1
  • Flash Fiction 1
  • Gaya Gay 1
  • gempa bumi 3
  • just a note 1
  • Kisah Hidup 6
  • lesson learnt 1
  • non fiksi 3
  • renungan 3
  • rupa-rupa 1
  • true story 1

Advertisement

Formulir Kontak

Nama

Email *

Pesan *

Total Tayangan Halaman

Cari Blog Ini

Arsip Blog

  • Desember 2017 (6)
  • Oktober 2017 (2)
  • Juli 2017 (1)
  • Juni 2016 (1)
  • April 2016 (3)
  • Maret 2015 (1)
  • Juni 2014 (1)
  • Juni 2013 (1)
  • Maret 2013 (3)
  • Februari 2013 (3)
  • Desember 2012 (1)
  • November 2012 (2)
  • Oktober 2012 (3)
  • Juli 2012 (1)
  • Juni 2012 (1)
  • Mei 2012 (1)
  • April 2012 (2)
  • Maret 2012 (2)
  • Januari 2012 (2)
  • Desember 2011 (4)
  • Oktober 2011 (2)
  • September 2011 (1)
  • Agustus 2011 (2)
  • Desember 2010 (1)
  • November 2009 (2)
Diberdayakan oleh Blogger.

Kisah yang tertuang di halaman ini terinspirasi dari cerita sahabats, imajinasi dan berbagai hal lain yang terjadi dalam kehidupan.

Happy Reading sobs!

Laporkan Penyalahgunaan

Home

  • Home
  • About
  • Cerpen
  • Cerbung
  • Virtual Corner
  • Zona Misteri

Mengenai Saya

Foto saya
Alaika Abdullah
Lihat profil lengkapku

Pengikut

Popular Posts

  • Lusina 1
  • Kejutan Manis di Sabtu Pagi
  • Tirai Yang Tersingkap
  • DONGENG KEHIDUPAN I

Labels

Copyright © Kinsley Theme. Designed by OddThemes